Your ad here

Recent Posts

Contributors

Demi kenyamanan pengguna, Twitter mengembangkan fiture mute

Selasa, 07 Maret 2017

Pada bulan Januari lalu, Vice President Teknik Twitter, Ed Ho mengumumkan bahwa aplikasi tersebut sudah cukup bersabar dengan banyaknya troll dan bullying serta akan melakukan usaha untuk mengatasinya.
"We heard you, we didn't move fast enough last year; now we're thinking about progress in days and hours not weeks and months"
    — Ed Ho (@mrdonut) 31 January 2017
Langkah pertama yang dilakukan atas janji ini adalah dimungkinkannya pengguna melaporkan pengguna lain bahkan meski sudah diblok. Pihak Twitter sendiri telah berjanji akan kembali dengan berbagai fitur baru termasuk penyembunyian konten makian dan menerapkan batasan temporer bagi akun yang melanggar.

Dan sekarang, Twitter telah mengumumkan langkah berikutnya untuk mengatasi troll dan bullying tersebut, yakni:

1. Deteksi dan Pembatasan


Langkah pertama yang mereka lakukan adalah menempatkan seorang pengguna bermasalah dalam batasan waktu tertentu sehingga jangkauan kicau mereka lebih terbatas.
BuzzFeed melaporkan adanya peningkatan pembatasan ini di awal Februari dengan pengguna yang menerima informasi pembatasan tersebut.

Source : Twitter


Namun, bagaimana Twitter memastikan bahwa seseorang melanggar aturan tidaklah begitu jelas. Meski Twitter sudah menyatakan bahwa hal itu akan didasarkan pada pola perilakunya, bukan satu kicauan saja.

Twitter menggunakan mesin dengan alogaritma yang bisa belajar untuk mendeteksi perilaku abusif. Mereka tidak akan menjelaskan detil aturannya agar seorang pembully tidak bisa memanipulasi pembatasan tersebut.

Meskipun Twitter mengakui bahwa sistem tersebut masih dalam pengembangan, namun CEO Twitter Jack Dorsey menyatakan bahwa pemanfaatan Artificial Intelligent yang diterapkan telah membawa perubahan signifikan.

2. Tak Ada Lagi Akun Avatar Default


Twitter juga akan meningkatkan opsi filter atau saringannya, sehingga pengguna bisa mengatur konten dan notifikasi yang akan dilihat. Pengguna dapat mematikan notifikasi dari:
Orang yang tidak diikuti

  • Orang yang memiliki avatar default (gambar telur)
  • Orang yang belum mengkonfirmasi email mereka
  • Orang yang belum mengkonfirmasi nomor telepon mereka

Ini adalah cara yang bagus untuk menghilangkan notifikasi sampah dari timeline Anda. Sedangkan mengenai tingkat pembully-annya, hal ini bisa menjadi salah satu cara menghadapi akun yang Anda blok lalu membuat akun baru lagi. Bila mereka mengalami kesulitan mengunggah fotonya dan memverifikasi akunnya, tentu mereka akan lebih kesulitan hadir di timeline Anda sehingga dampak yang dilakukannya pun lebih terbatas.



Sebagai tambahan, Twitter juga mengembangkan opsi untuk membisukan beberapa kata pada notifikasi Anda, hal yang jelas akan meningkatkan aturan anti bully-nya.
Sekarang, pengguna juga bisa mematikan kata-kata tertentu dari beranda timeline mereka. Hal ini pun berlaku untuk konten tertentu dan jangka berlakunya bisa berlangsung selama beberapa waktu mulai dari sehari, seminggu, sebulan, dan seterusnya.

Dengan cara ini, Anda bisa menghindari percakapan dan diskusi yang sifatnya memojokkan tanpa harus keluar dari Twitter.

3. Meningkatkan Transparansi


Aturan baru yang diumumkan Twitter berikutnya adalah terkait dengan peningkatan transparansinya selama proses pelaporan dan bagaimana mereka akan menindak keluhan serta berbagai masalah yang terjadi.



Ini merupakan langkah penting yang dilakukan Twitter. Sebab banyak pengguna menyatakan keluhan mereka dibiarkan begitu saja dan mereka tidak mendapatkan update berita mengenai tindakan yang diambil Twitter selanjutnya. Hal ini juga merupakan tantangan sendiri bagi Twitter, namun tetap merupakan sebuah langkah positif untuk meningkatkan keterlibatannya dan memberitakan apa yang terjadi pada pengguna.

Meskipun usaha membuat Twitter dan berbagai media sosial lainnya sebagai tempat yang aman bukanlah tugas mudah, namun yang dilakukan Twitter ini sangat luar biasa. Usaha ini juga merupakan salah satu cara menyelesaikan masalah inti aplikasi tersebut, sebagaimana diungkap Jack Dorsey yang menyebutnya sebagai satu dari lima pilar pengembangan mereka. Tentu, apa yang dilakukan Twitter ini tidak hanya dimotivasi oleh konsen pengguna saja. Beberapa berita menyebutkan saham Twitter turun akibat investor yang khawatir dengan banyaknya troll dan tindakan abusive. Tetapi, meski motivasi ini tak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan keselamatan para penggunanya, namun hasilnya tetap sama baiknya.

Dan meski akun dengan sifat abusive masih mungkin muncul di platform tersebut, namun dengan aturan baru dan tindakan yang akan diterapkan, Anda tak bisa mengatakan bahwa Twitter tidak mempedulikan masalah ini. Mereka pada kenyataannya merespon dan telah berusaha meningkatkan kualitasnya agar pengguna lebih aman.

Tidak ada solusi yang pasti, namun dengan dengan berbagai fitur yang dikembangkan, Twitter akan bekerja meningkatkan kualitas platformnya bagi para penggunanya.

1 komentar:

  1. Hello, I need your help please Admin contact me on my facebook account : https://www.facebook.com/mo7amedofficiel

    BalasHapus